Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Senin (23/2) meminta warganya untuk tetap tenang setelah gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho tewas dalam operasi militer.
“Ada koordinasi penuh dengan pemerintah daerah; kita harus terus mendapatkan informasi dan tetap tenang,” tulis Sheinbaum di platform X. Dia juga menyebut bahwa aktivitas di sebagian besar wilayah tetap normal.
Ia mengakui bahwa kerusuhan pasca-operasi terjadi, merujuk pada laporan Kementerian Pertahanan mengenai “berbagai blokade dan reaksi lainnya.”
“Kami bekerja keras demi perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko,” ujar Sheinbaum.
Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa operasi dilakukan di Tapalpa, Jalisco, yang merupakan basis Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).
Pasukan militer yang diserang membalas untuk mempertahankan diri. Empat anggota CJNG tewas di lokasi, dan tiga lainnya meninggal saat evakuasi udara ke Mexico City.
Salah satu yang tewas adalah Ruben “N” alias Mencho, meskipun identitasnya masih menunggu konfirmasi forensik.
Dua anggota kartel ditangkap, sementara sejumlah senjata dan kendaraan lapis baja, termasuk peluncur roket anti-pesawat, disita. Tiga anggota pasukan khusus terluka.
Tewasnya El Mencho memicu blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan bentrokan senjata di beberapa negara bagian.
Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro menetapkan peringatan merah dan membatalkan kegiatan sekolah tatap muka pada Senin.
—




